LSM LIRA Kepri Laporkan Dugaan Korupsi Dana Pokir DPRD Kepri ke KPK, Nilai Proyek Batu Miring Capai Rp4,25 Miliar

Yusril Koto

Jakarta – analoginews.com- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) DPW Kepulauan Riau bersama LSM Kelompok Diskusi Anti 86 secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana korupsi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Laporan itu berkaitan dugaan penyimpangan penggunaan Dana Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Provinsi Kepulauan Riau, pada pembangunan proyek batu miring (penahan ombak) di RW 04, Pulau Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, dengan nilai mata anggaran sekitar Rp4,25 miliar.

Laporan tertanggal 9 Juli 2026 tersebut disampaikan langsung kepada Ketua KPK RI dan ditandatangani oleh Yusril Koto, SE selaku Gubernur LSM LIRA DPW Kepri serta Ta’in Komari, SS selaku Dewan Pakar LSM LIRA DPW Kepri sekaligus Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86.

Dalam laporan setebal delapan halaman itu, pelapor menyampaikan proyek tersebut diduga Dikerjakan Sebelum Administrasi Pengadaan selesai.

Dari hasil investigasi yang disampaikan pelapor, proyek pembangunan batu miring tersebut diduga telah mulai dilaksanakan sejak September 2025 hingga April 2026.

Namun, menurut pelapor, pada periode tersebut proyek belum memiliki Surat Perintah Kerja (SPK) maupun Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD Provinsi Kepulauan Riau sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan.

Pelapor juga menyebutkan bahwa berdasarkan penelusuran terhadap sistem pengadaan pemerintah, paket pekerjaan tersebut baru memasuki proses lelang pada pertengahan tahun 2026.

Atas dasar itu, pelapor menduga terdapat pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan sebelum seluruh tahapan administrasi pengadaan pemerintah diselesaikan sesuai ketentuan.

Dugaan Selisih Volume Pekerjaan

Dalam laporannya, pelapor mengklaim hasil investigasi lapangan menemukan panjang pembangunan batu miring yang telah terealisasi diperkirakan hanya sekitar 1.000 meter, sedangkan berdasarkan dokumen perencanaan proyek disebut mencapai sekitar 3.400 meter.

Temuan tersebut menjadi salah satu dasar permintaan kepada KPK untuk melakukan audit teknis dan investigasi terhadap realisasi fisik maupun penggunaan anggaran proyek tersebut.

Dugaan Keterkaitan Dana Pokir

Selain aspek pelaksanaan proyek, pelapor juga menduga pembangunan batu miring tersebut berasal dari alokasi Dana Pokok Pikiran (Pokir) Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau periode 2024–2029.

Dalam laporannya, pelapor meminta aparat penegak hukum menelusuri kemungkinan adanya penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan maupun praktik nepotisme apabila dugaan tersebut terbukti melalui proses penyelidikan.

Soroti Dugaan Pola Pengelolaan Dana Pokir Tidak hanya proyek batu miring, laporan tersebut juga menguraikan dugaan pola pengelolaan Dana Pokir DPRD Provinsi Kepulauan Riau yang menurut pelapor terjadi dalam berbagai bentuk.

Di antaranya berupa dugaan pemotongan bantuan organisasi masyarakat, penggunaan Pokir melalui penyewaan kendaraan operasional, publikasi media, hingga penyaluran melalui yayasan maupun lembaga sosial.

Pelapor menduga praktik tersebut berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara apabila tidak dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Minta Audit Menyeluruh Dana Pokir DPRD Kepri

LSM LIRA Kepri meminta KPK tidak hanya mengusut proyek pembangunan batu miring di Pulau Kasu, tetapi juga melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan Dana Pokir DPRD Provinsi Kepulauan Riau, baik pada periode 2014–2019, 2019–2024, maupun 2024–2029.

Menurut pelapor, pemeriksaan secara komprehensif diperlukan untuk memastikan seluruh penggunaan anggaran benar-benar sesuai dengan ketentuan hukum, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam surat laporannya, pelapor menyatakan siap memberikan dokumen pendukung, bukti tambahan, maupun keterangan kepada penyidik apabila diperlukan dalam proses verifikasi maupun penyelidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Pelapor berharap laporan tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan penyimpangan penggunaan Dana Pokir DPRD Provinsi Kepulauan Riau secara menyeluruh.

Hingga berita ini diterbitkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memberikan keterangan resmi mengenai tindak lanjut atas laporan tersebut.

Sementara itu, pihak-pihak yang disebut dalam laporan, termasuk pihak yang diduga terkait dengan proyek dimaksud, juga belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi resmi atas materi laporan yang disampaikan kepada KPK.

Sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, berita ini disusun berdasarkan dokumen laporan yang diterima redaksi. Seluruh dugaan yang dimuat masih merupakan materi pengaduan masyarakat kepada aparat penegak hukum dan belum berkekuatan hukum tetap. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam