Gerakan KAKAP Kepri Soroti Dugaan “Takedown” Berita Anggaran Pokir di Anggaran Publikasi: Bentuk Pembungkaman Media?

TANJUNGPINANG –analoginews.com- Komunitas Awak media Kontrol Anggaran Publikasi (KAKAP) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyoroti praktik yang dinilai sebagai bentuk pembungkaman terhadap media.

Sorotan ini terkait dengan kebiasaan menghilangnya pemberitaan mengenai anggaran Pokok Pikiran (Pokir) di anggaran publikasi lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.

Fenomena tersebut diungkapkan oleh Inisiator KAKAP Kepri, Mori Guspian.

Ia menyebutkan bahwa setiap kali ada media yang memberitakan soal Pokir di belanja publikasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri, dalam waktu singkat berita tersebut akan sulit diakses atau mengalami takedown (tautan mati/404).

“Sebelumnya, apabila ada berita terkait Pokir di belanja Publikasi salah satu OPD di Pemprov Kepri oleh salah satu media, pasti tak lama setelah itu, pemberitaannya akan menghilang dan linknya menjadi 404 (alias takedown),” ujar Mori Guspian di Tanjungpinang, Kamis (5/3/2026).

Menurut Mori, praktik penghilangan berita ini menggambarkan adanya dugaan komunikasi atau kesepakatan tertentu di balik pemberitaan tersebut. Komunitas KAKAP menilai hal ini tidak hanya sebagai bentuk intervensi, tetapi juga dapat menjurus pada praktik gratifikasi.

“Nah, ada apa? Berarti ada yang tidak beres dari praktek Pokir di Anggaran Publikasi ini?. Dan hal ini pun bukan isu yang awam lagi di telinga masyarakat Kepri. Secara pribadi, saya katakan, kembali Marwah Pers di Kepri, mari kita tegakkan kebenaran dan keadilan buat pers. Agar perusahaan pers bersaing sehat dan berkeadilan dalam pembagian ‘kue’ anggaran Publikasi, serta ramai yang menikmati, bukan hanya segelintir oknum media dan memperkaya oknum tertentu,” tegasnya.

Isu mengenai anggaran Pokir untuk publikasi ini tengah menjadi perbincangan hangat. Sebelumnya, sempat terjadi perbedaan pernyataan antara Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kepri, Hasan, dengan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kepri, Venni Meitaria, terkait keberadaan anggaran tersebut di Dinas Pariwisata . Kadispar membantah adanya anggaran Pokir untuk publikasi di dinasnya, sementara Kepala BKAD menyebut kegiatan Pokir publikasi masih berjalan di Dinas Kominfo dan Dinas Pariwisata .

Mori Guspian menambahkan, gerakan KAKAP Kepri ini diluncurkan dengan tujuan memberikan keadilan kepada para awak media dan wartawan yang ada di Kepri. Ia mencontohkan pengalaman serupa yang pernah terjadi di Kota Tanjungpinang pada masa kepemimpinan Wali Kota Tanjungpinang, Rahma.

“Hal yang sama pernah kita lakukan di Kota Tanjungpinang, pada masa kepemimpinan Walikota Tanjungpinang, Rahma. Dimana ‘kue’ publikasi dikuasai segelintir oknum media dan rekan-rekan media (wartawan) hanya menjadi penonton terhadap anggaran Publikasi yang menjadi hak mereka (berdasarkan aturan mainnya),” geramnya.

Dengan adanya KAKAP, komunitas ini berharap dapat mengawal transparansi anggaran publikasi agar tepat sasaran dan dinikmati secara adil oleh seluruh insan pers di Kepri sesuai porsi dan aturan yang berlaku.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam