Tanjungpinang – analoginews.com – Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., memimpin kegiatan doa bersama dengan anak-anak yatim piatu di atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, yang tengah sandar di Dermaga Nusantara, Semarang.
Kegiatan doa bersama ini dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam mendukung keselamatan dan kelancaran pelaksanaan Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) Tahun 2026.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, diikuti oleh prajurit TNI Angkatan Laut serta anak-anak yatim piatu yang diundang secara khusus. Selain sebagai wujud kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi upaya mempererat hubungan antara TNI Angkatan Laut dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Pangkoarmada I yang mewakili Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., menyampaikan bahwa selain kesiapan teknis dan operasional, kekuatan doa dan spiritual juga memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan setiap tugas.
“Selain kesiapan teknis dan operasional, kekuatan doa menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan tugas. Kegiatan doa bersama ini diharapkan dapat memberikan kekuatan batin dan perlindungan bagi seluruh prajurit yang terlibat dalam latihan,” ungkapnya.
Latihan Operasi Laut Gabungan Tahun 2026 merupakan salah satu program strategis TNI Angkatan Laut dalam meningkatkan kesiapan tempur, koordinasi, serta interoperabilitas antar unsur. Dengan dukungan dari berbagai aspek, termasuk doa bersama, latihan diharapkan dapat berjalan aman, lancar, serta mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan ini, Koarmada I menegaskan komitmennya tidak hanya dalam menjaga kesiapan operasional, tetapi juga dalam membangun nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual.
Sinergi antara profesionalisme prajurit serta kekuatan doa diharapkan mampu mendukung keberhasilan TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia.(***)











