Ngeri! Anggaran Publikasi dan Perjalanan Dinas Pemprov Kepri Tembus Rp215 M, LI Tipikor Geruduk Kejati

Kantor Gubernur Kepri, Dompak

Tanjungpinang, analoginews.com– Belanja publikasi, konsumsi, dan perjalanan dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) tahun 2024 mendadak menjadi bulan-bulanan Lembaga Investigasi (LI) Tipikor dan Hukum Kinerja Aparatur Negara. Pasalnya, total realiasi enam item belanja strategis ini mencapai angka fantastis: Rp 215 miliar lebih!

Yang paling mencolok, belanja jasa iklan, reklame, film, dan pemotretan sendirian menyedot anggaran hingga Rp 34,55 miliar. Sementara belanja perjalanan dinas membengkak di angka Rp 125 miliar. Belanja makanan dan minuman rapat pun tak kalah gemuk, mencapai Rp 46,80 miliar.

Kecurigaan publik mulai memuncak setelah munculnya temuan belanja iklan Satpol PP dan Damkar Kepri senilai Rp539 juta yang dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri. Namun, setelah LI Tipikor mengulik Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK tahun 2024, fakta yang lebih mengejutkan terbongkar: praktik belanja “aneh” ini ternyata berskala masif dan merata di lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ketua DPP Kepri LI-Tipikor, Panahatan SH, tak ragu menyebut angka-angka ini janggal di tengah kebijakan Pemprov Kepri yang baru saja menarik pinjaman Rp400 miliar dari Bank BJB untuk membiayai proyek strategis.

“Kami menduga ada pemborosan dan potensi markup. Apalagi isu yang berkembang, biaya publikasi diduga menumpang pada dana Pokir DPRD. Ini harus transparan! Jangan sampai APBD jadi sapi perah untuk kepentingan tertentu,” tegas Panahatan, Kamis (12/03/2026).

Tak hanya berhenti di kajian, LI Tipikor kini bergerak cepat. Setelah sukses mengawal laporan Said Ahmad Syukri terkait dugaan korupsi di salah satu OPD, lembaga ini mengancam akan melaporkan temuan belanja miliaran rupiah tersebut ke Kejati Kepri jika tak ada kejelasan.

“Kami sedang mengkonkretkan data. Jika indikasi pelanggaran ditemukan, kami akan laporkan pekan depan,” ancamnya.

Sorotan ini juga tak lepas dari instruksi diam-diam Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh kepala daerah mewaspadai kebocoran anggaran. Pemprov Kepri pun kini berada di ujung tanduk investigasi.

Berikut rincian belanja yang menjadi sasaran tembak LI Tipikor:

· Perjalanan Dinas: Rp 125 miliar

· Makan Minum Rapat: Rp 46,80 miliar

· Jasa Iklan, Reklame, Film, Pemotretan: Rp 34,55 miliar

· Langganan Internet & TV Berlangganan: Rp 8,26 miliar

· Langganan Jurnal/Koran/Majalah: Rp 1,20 miliar

· Penambah Daya Tahan Tubuh: Rp 20,92 juta (dipertanyakan relevansinya)

Hingga berita ini diturunkan, pihak Biro Administrasi Pembangunan dan Humas Pemprov Kepri belum memberikan tanggapan resmi. Publik menanti, apakah Gubernur Kepri akan bergeming atau justru membuka tabir transparansi? (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam