Tanjungpinang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Komunitas Peduli Lingkungan (KPL) Kota Tanjungpinang melaksanakan pembuatan lubang resapan air atau Biopori, di taman tugu revolusi mental batu 10, kota Tanjungpinang. Selasa (27/5/25) .
Biopori berfungsi untuk meningkatkan daya resapan air, meningkatkan kesuburan tanah, dan mengurangi risiko banjir. Selain itu biopri juga dapat berfungsi sebagai media untuk mengurangi sampah organik, meningkatkan kualitas air tanah dan menciptakan pupuk tanah alami.
Kepala bidang (Kabid) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) kota tanjungpinang Rully Dwi Putra mengatakan, pembuatan lubang Biopori sebagai upaya untuk mencegah genangan air dan mengurangi dampak Banjir saat musim hujan tiba di wilayah kota Tanjungpinang.
“Dengan adanya lubang resapan biopori ini, berharap dapat mengurangi genangan air, sehingga banjir dan genangan- genangan yang ada dapat meresap kedalam tanah” kata Kabid PPKH DLH Kota Tanjungpinang”pungkasnya.
Penulis: Zen











