Tanjungpinang – analoginews.com – Isu mengenai seorang bocah yang diduga menjadi korban kekerasan oleh ayah tirinya dibantah tegas oleh ibu kandungnya sendiri.
“Itu fitnah, semuanya tidak benar,” ujar Bunga (nama samaran), Senin (3/11/2025).
Bunga menjelaskan, pada 10 Agustus 2025 lalu, sejak anaknya belum bangun tidur hingga kembali tidur malam, suaminya tidak berada di rumah.
“Suami saya keluar sekitar pukul 06.30 WIB pagi dari rumah dan baru pulang sekitar pukul 12.30 WIB malam,” terangnya.
Terkait luka benjol di kepala sang anak, Bunga menegaskan bahwa hal itu bukan akibat kekerasan, melainkan karena insiden tidak sengaja.
“Itu karena kepalanya terbentur sendiri. Anak saya sendiri yang bilang begitu kepada saya,” ungkapnya.
Menurut Bunga, kejadian tersebut juga disaksikan oleh adik tirinya. Ia menegaskan bahwa yang menegur anaknya saat itu adalah dirinya sendiri, bukan sang suami.
“Yang marah dan menegur anak saya itu saya sendiri, bukan suami saya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bunga mengungkapkan bahwa anaknya dibawa oleh ayah kandungnya dari sekolah tanpa sepengetahuannya.
“Anak saya diambil dari sekolah oleh ayah kandungnya, katanya karena sedang sakit. Namun ternyata, mantan suami saya, WS, justru melakukan visum terhadap anak saya dan kemudian melapor ke pihak kepolisian,” ujarnya.
Selain itu, Bunga juga membantah tudingan bahwa ia menikah siri dengan suami barunya.
“Saya dibilang istri siri, itu tidak benar. Saya istri sah dan memiliki buku nikah,” tegasnya.
Bunga menambahkan, mantan suaminya tersebut sudah tidak lagi memberikan nafkah kepada anak sejak mereka bercerai.
“Suami saya dituduh dan difitnah seolah melakukan perbuatan keji terhadap anak tirinya. Padahal, semua itu tidak benar,” pungkasnya. (Zen)













