Duh Gawat!!! Dana Utang Rp 400 M, Kok Dipakai Bayar Tunda Bayar OPD Kominfo Kepri 

TANJUNGPINANG —analoginews.com- Fakta mengejutkan dana utang Pemprov Kepri ke pihak Bank BJB sebesar Rp 400 Miliar diduga diproyeksikan untuk pembayaran kegiatan dana tunda bayar senilai Rp 4 Miliar pada OPD dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi kepulauan Riau tahun 2025.

Padahal dana segar yang dipinjam tersebut konon katanya untuk program pembangunan infrastruktur 41 kegiatan strategis, termasuk revitalisasi RSUD Raja Ahmad Tabib dan pembangunan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat dan juga belanja pegawai dilingkungan OPD Pemerintah Provinsi Kepri.

Konyolnya lagi kabar mencuat, bahwa dana tunda bayar di OPD itu diduga berasal dari anggaran Pokok pikiran (Pokir) DPRD Kepri dengan besaran Rp 6,2 Miliar di tahun 2025 lalu.

Temuan media lain, menyebutkan alokasi dana publikasi tahun 2025 mencapai Rp11 miliar yang terdiri dari Anggaran Murni Rp460 juta, lantas di APBD Perubahan nilainya membengkak menjadi Rp10 miliar.

Parahnya, diduga 90 persen di antaranya merupakan titipan atau pokok pikiran (pokir) anggota dewan untuk kegiatan publiksi media pada dinas Kominfo Kepri ditahun tersebut.

Dari keterangan salah satu sumber pemilik media terverifikasi Dewan Pers di Tanjungpinang mengungkapkan, di Tahun Anggaran 2026, Diskominfo kembali menganggarkan Rp7 miliar lebih untuk publikasi, yang diduga sebagian besar kurang lebih Rp5 miliar, hanya untuk melunasi utang tahun 2025.

“Kemana anggaran publikasi Rp10 Miliar di Tahun 2025 tersebut, kok masih ada media yang belum dibayarkan di Tahun 2025 alias Tunda Bayar,” cetusnya

Ia katakan, diketahui terdapat beberapa perusahaan media yang tidak mendapatkan anggaran jasa publikasi media di Diskominfo Kepri tahun 2025 meski memenuhi persyaratan yang ditetapkan, yakni terverifikasi Dewan Pers.

“Media Titipan” Dapat Porsi Istimewa, Media Terverifikasi Terpinggirkan”, tambahnya merasa kesal soroti tabiat buruk oknum- oknum di OPD Kominfo Kepri yang terlibat dalam kegiatan penganggaran publikasi media.

Diketahui, Pada 5 Maret 2026, Gubernur Kepri Ansar Ahmad secara resmi menandatangani Perjanjian Pinjaman Daerah senilai Rp400 miliar dengan Bank BJB di Ruang VIP Pelabuhan Punggur, Batam.

Rencananya dana pinjaman tersebut ditarik secara bertahap—Rp250 miliar pada 2026 dan Rp149,4 miliar pada 2027.

Hingga berita ini diturunkan belum ada satu pihak Kominfo Kepri yang berhasil di mintai keterangannya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam