Akhirnya PT Gandasari Keok Tanpa AMDAL Disegel 

BINTAN – analoginews.com-  Gempuran soal pemberitaan dari sejumlah media terkait sebuah perusahaan melakukan aktivitas penimbunan atau reklamasi di kawasan pesisir diduga Tanpa Izin AMDAL terjawab sudah.

Tim verifikasi yang dikomandoi Kementerian Dinas Lingkungan Hidup/ Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI mendapati kegiatan Aktivitas penimbunan dan pembangunan yang dilakukan oleh PT Gandasari Shipyard Bintan, menemukan sejumlah dugaan pelanggaran perizinan lingkungan.

Berdasarkan hasil verifikasi di lokasi, perusahaan tersebut diketahui belum memiliki dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Diketahui, aktivitas penimbunan oleh perusahaan tersebut berjalan berdasarkan izin Persetujuan Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PKPLH) yang tertuang dalam Keputusan Bupati Bintan tertanggal 9 Juli 2025 dan 17 Juli 2025 terkait usaha galangan kapal, fasilitas dermaga, serta pembangunan dan reparasi kapal tugboat dan tongkang.

Di lapangan, kegiatan telah memasuki tahap konstruksi. Aktivitas yang terpantau meliputi pembangunan fasilitas/unit utama dan pendukung, mobilisasi peralatan dan material, pembersihan serta pematangan lahan (cut and fill).

Berdasarkan keterangan pihak perusahaan, pematangan lahan telah dimulai sejak Oktober 2025 dengan luas kurang lebih 15 hektare.

Selain itu, di lokasi kegiatan juga telah berdiri sejumlah bangunan kantor dan basecamp pekerja. Aktivitas tersebut menghasilkan air limbah domestik dari toilet dan kantin. Limbah disebut ditampung di septic tank dan selanjutnya disalurkan kepada pihak ketiga melalui jasa sedot tinja.

Temuan lain di lapangan adalah adanya kegiatan reklamasi atau penimbunan pantai untuk pembangunan main jetty dan loading jetty pada koordinat 0°52’19”N, 104°36’44”E. Lokasi reklamasi tersebut berada di sekitar kawasan hutan mangrove.

Ironisnya, kegiatan reklamasi pantai tersebut disebut tidak terlingkup dalam dokumen lingkungan perusahaan. Bahkan, di area penimbunan ditemukan sejumlah tegakan mangrove yang mengalami kerusakan akibat aktivitas reklamasi.

Tak hanya itu, kegiatan reklamasi tersebut juga belum memiliki Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL), sebagaimana dipersyaratkan dalam regulasi pemanfaatan ruang laut.

Pemasangan papan segel dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas hasil verifikasi lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, kepala dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (DLHK) Kepri Indra Hidayat saat dimintai tanggapanya terkait adanya laporan tim verifikasi lapangan dari KLH /Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI melakukan pemasangan papan segel dilokasi PT Gandasari hingga kini belum merespon.

Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat lokasi kegiatan berada di wilayah pesisir yang memiliki ekosistem mangrove yang berfungsi penting sebagai pelindung pantai dan habitat biota laut. Aparat dan instansi terkait diharapkan segera mengambil langkah tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pertanyaan publik mencuat, Apakah dalam hal ini ada konsekuensi hukum terhadap pihak managemen PT Gandasari yang terbukti tanpa izin AMDAL melakukan aktivitas penimbunan bahkan berada di kawasan Mangrove. Rabu(25/2/26) (Zen)

Edisi bersambung;;;;;;;

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam