TANJUNGPINANG —analoginews.com– Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tanjungpinang melaksanakan penyembelihan 22 ekor hewan kurban.
Dari sebanyak 22 ekor, terdiri dari 10 ekor sapi dan 12 ekor kambing, Rabu (27/05/2026) pagi.
Puluhan ekor Hewan kurban tersebut merupakan sumbangan dari berbagai pihak, di antaranya Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Tanjungpinang, mitra perbankan seperti BRI dan BTN, PT Fajar Basthi, internal pegawai rutan, hingga keluarga warga binaan.
Kegiatan penyembelihan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB ini berlangsung usai pelaksanaan Shalat Iduladha di lingkungan rutan pada Rabu (27/05/2026) pagi.
Acara penyembelihan hewan kurban diikuti oleh petugas serta perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang, Alanta Imanuel Ketaren, menyampaikan bahwa kegiatan kurban bukan sekadar ritual ibadah, tetapi juga bagian dari pembinaan keagamaan dan sosial bagi warga binaan.
“Momentum Iduladha ini menjadi kesempatan untuk menanamkan nilai keikhlasan, kepedulian, serta kebersamaan. Kami ingin membangun semangat berbagi dan memperkuat nilai kemanusiaan di lingkungan rutan,” ujarnya.
Proses penyembelihan dilakukan oleh panitia dengan melibatkan warga binaan yang memiliki keterampilan di bidang penyembelihan dan pengolahan daging, tentunya di bawah pengawasan petugas.
Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus pembentukan karakter positif bagi para WBP.
Setelah proses penyembelihan, daging kurban ditimbang, dikemas, dan didistribusikan secara merata kepada warga binaan, petugas rutan, mitra, serta masyarakat sekitar yang berhak menerima.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
Melalui momentum Iduladha 1447 H, Rutan Kelas I Tanjungpinang berharap nilai pengorbanan, keikhlasan, dan solidaritas sosial dapat terus tertanam dalam kehidupan sehari-hari, baik bagi petugas maupun warga binaan.
Sumber Humas Rutan Kelas I Tanjungpinang
Editor. Zen













