Batam – analoginews.com – Suasana Kota Batam, Kepulauan Riau, tampak semakin ramai menjelang perayaan Hari Raya Deepavali.
Ribuan wisatawan asal India, khususnya yang datang dari Singapura, berbondong
-bondong mengunjungi Batam untuk berlibur sekaligus merayakan hari besar keagamaan tersebut bersama keluarga dan komunitas mereka.
Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam Centre bersama instansi terkait tampak sibuk melayani lonjakan kedatangan wisatawan internasional. Petugas di terminal penumpang berjaga dan berkoordinasi untuk memastikan arus penumpang berjalan tertib, lancar, dan aman.
“KSOP bersama pihak Imigrasi, Polsek KKP, dan otoritas pelabuhan lainnya terus berkoordinasi agar tidak terjadi penumpukan maupun kemacetan di area pelabuhan,” ujar Parsaoran Somosir Kawilker syahbandar terminal internasional Batam Center dan Gold Coast Bengkong (KSOP Khusus Batam). Sabtu
(18/10/25) .
Hal senada disampaikan Udin Buton, salah satu tokoh masyarakat yang turut memantau aktivitas di pelabuhan.
“Menyambut tamu-tamu dari berbagai negara yang memperingati Hari Raya Deepavali, khususnya warga India, kita melihat mereka berlomba-lomba mengunjungi Kota Batam. KSOP Batam Centre bersama instansi lainnya bekerja sama melayani kedatangan mereka dengan baik, lancar, dan terkendali agar tidak terjadi kemacetan,” ujarnya.
Selain KSOP, pihak Imigrasi dan Polsek KKP juga turut membantu dalam pengaturan arus penumpang dan menjaga keamanan selama periode liburan ini.
Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara tersebut membawa dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian Kota Batam. Hotel, restoran, hingga pusat perbelanjaan dilaporkan mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan selama masa perayaan Deepavali.
Sebagai salah satu gerbang utama Indonesia di kawasan barat, Batam memiliki potensi besar untuk mengembangkan wisata religi dan budaya, termasuk perayaan Deepavali yang setiap tahunnya menarik wisatawan dari India, Singapura, dan Malaysia. Momentum ini menjadi peluang bagi pemerintah dan pelaku usaha lokal untuk memperkuat promosi pariwisata, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kontribusi sektor jasa terhadap perekonomian daerah.(jl)













