Tanjungpinang- analoginews.com– Asosiasi Distributor Barang Pokok (ADIBAPOK) kota Tanjungpinang mendistribusikan minyak goreng kemasan 1 liter “Minyakita di provinsi kepri, rata rata 900- 1000 liter setiap bulanya..
Ketua ADIBAPOK kota Tanjungpinang Sadmi menjelaskan Pendistribusian minyak goreng kemasan”minyak kita “kepada pelaku usaha yang telah memiliki izin usaha Kecil Minyak dan sembako dan juga memiliki Aplikasi” SIMIRA”.
“Distribusi Minyak kita di salurkan Kepada Pengecer yang memiliki Izin Usaha Perdanggan Kecil Minyak dan sembako, Dan Kepada Pengecer yang Memiliki Aplikasi SIMIRA”,jelas Sadmi pada Selasa (14/6/26)
Dikatakan Sadmi, untuk pendistribusian Minyakita di seluruh provinsi Kepri diluar dari kota Batam rata- rata disalurkan 900- 1000 Liter setiap bulanya.
“Rata-Rata satu bulan Distribusi untuk KEPRI di luar Batam 900- 1000 Liter”, sebutnya.
Menurut ketua ADIBAPOK kota Tanjungpinang, yang menjadi kelangkaan minyak kita disejumlah warung dan swalayan kemungkinan disebabkan pengecer belum memiliki Aplikasi SIMIRA.
” jika Produk belum di temukan ada kemungkinan Pengecer belum mendaftar/ Belum memiliki Aplikasi Si Mirah. Kami siap Mmebantu jika pengcer mau mendistribusikan Minyak Kita”, tambahnya.
Sadmi menyebutkan , produk minyak kita yang disalurkan oleh pihak ADIBAPOK berasal dari pihak swasta sesuai aturan Permandag Nomor 43 tahun 2025 Menyatakan Alokasi Distribusi Minyak kita di salurkan oleh swasta Sebesar 65 %.
“Saat ini Produk yang kita dapat adalah alokasi dari swasta sesuai Aturan Permandag Nomor 43 tahun 2025 yang menyatakan Alokasi Distribusi Minyak kita di salurkan oleh swasta Sebesar 65 persen”, tandasnya.
Ketua ADIBAPOK kota Tanjungpinang Sadmi menambahkan, siap membantu para pedagang atau tingkat pengecer yang ingin menjual produk Minyak kita.
“Kita dengan tangan terbuka siap membantu dengan persyaratan memiliki NIB dan mendaftarkan ke aplikasi SIMIRA.Jika syarat telah terpenuhi barang akan di didistribusikan”, Pungkasnya.(Zen













