Tiga OPD Kepri Terindikasi Main Petak Umpet Gunakan Pokir Dewan

Gedung DPRD Kepri Dompak

Tanjungpinang, Indikasi serius penyimpangan dana Pokir (Pokok Pikiran) di tiga OPD Pemprov Kepri (Kominfo, Kesehatan, dan DP3AP2KB) dengan total dugaan alokasi mencapai Rp 8,8 miliar pada tahun berjalan.

Dana Pokir yang seharusnya dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur dan program publik di Tanjungpinang (ibu kota provinsi), justru diduga digunakan untuk kegiatan non-esensial seperti: – Advertorial – Video profil – Podcast .

Diketahui, Dinas Kesehatan (yang mestinya fokus pada layanan kesehatan) pada tahun ini, menerima Pokir dari komisi IV DPRD Kepri sebesar Rp 800 juta untuk Podcast pada bidang kesehatan.

Kemudian, dinas DP3AP2KB kepri hingga kini masih bungkam saat diminta Transparansi anggaran yang mereka kelola, juga dikabarkan mendapat anggaran Rp 2 Miliar yang diperuntukkan sebagai kegiatan publikasi media tertentu.

Lantas, dinas Kominfo Kepri hingga belum berikan klarifikasinya dan juga ikut
Bungkam diduga kecipratan anggaran Pokir sebesar Rp 6 Miliar, yang diperuntukkan sebagai tayang Advertorial dan lainnya.

Dengan Pola Berulang dan Kerugian Publik, Kebocoran dana disebut terjadi setiap tahun, mengakibatkan pembangunan infrastruktur terbengkalai.

Masyarakat menjadi korban utama akibat sarana-prasarana yang tidak memadai.

Modus Operandi, Terindikasi “kongkalikong” antara oknum anggota Komisi IV DPRD Kepri dan OPD. Diduga ada praktik permintaan persentase/fee (kickback) dari anggaran Pokir yang cair.

Dari semua laporan tersebut yang telah dikonsumsi oleh publik hingga saat ini diduga Aparat Penegak Hukum (APH) dinilai” pasif” meski laporan media telah terang-terangan menyoroti kasus ini bertahun-tahun.

Pertanyaan kritis: “Apakah ada intervensi politik, kurangnya bukti, atau ketidaksiapan APH?

Catatan untuk Aparat Penegak Hukum; “Kelambanan APH hanya akan memperkuat praktik korupsi sistemik. Dan diminta APH, agar Segera lakukan langkah:

Pemanggilan terhadap oknum terkait untuk klarifikasi. Kemudian Sita dokumen anggaran sebagai barang bukti. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital