Bintan – Penyelenggaraan pilkada serentak 2024 telah mencapai puncak, pasangan Bupati dan wakil Bupati Bintan
Roby Kurniawan dan Deby Maryanti, dinyatakan sebagai pemenang raih suara terbanyak yang dinyatakan dari hasil pleno.
Terkait laporan pengggunaan dana hibah Rp 15 Milyar, untuk penyelenggaraan pemilu, Bupati Bintan sambut kedatangan rombongan dari KPU dan Bawaslu Bintan, diruang Rapat II, Bandar Seri Bentan. Senin (05/05).
Bupati Bintan mengucapkan apresiasi dan rasa terimakasihnya terhadap sepak terjang KPU dan Bawaslu yang sukses menyelenggarakan Pesta Demokrasi.
Roby juga menilai kesuksesan Pileg (Pemilihan Legislatif) dan Pilpres (Pemilihan Presiden) yang dilaksanakan sebelumnya, menjadi catatan baik yang patut dipertahankan.
“Atas nama Pemerintah Daerah ya apresiasi setinggi-tingginya dan juga ucapan terimakasih kepada rekan-rekan KPU dan Bawaslu. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan sukses” ungkap Roby.
Ketua KPU Bintan Haris Daulay melaporkan bahwa dana hibah Pemerintah Daerah sebesar Rp. 15 Miliar dapat direalisasikan hampir Rp. 11,6 Miliar. Hal ini merupakan hasil efesiensi berdasarkan kondisi lapangan. Haris menjelaskan bahwa banyak anggaran yang bisa dihemat, seperti sewa kendaraan yang sudah ditanggung APBN, biaya Debat Calon yang dijadwalkan 4 kali namun bisa dilaksanakan satu kali (karena hanya 1 Paslon), ditambah biaya Pesawat yang dipersiapkan untuk pengiriman logistik ke Kecamatan Tambelan apabila kondisi tidak memungkinkan menggunakan Kapal Laut.
Dari keseluruhan, sisa anggaran kurang lebih Rp. 3,4 Miliar telah dikembalikan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).
Sementara Bawaslu Bintan dalam laporannya dijelaskan bahwa dana hibah sebesar Rp. 7,2 Miliar telah dilakukan realisasi mencapai 99,63 persen. Sisanya juga telah disetorkan ke RKUD. Dijelaskan bahwa Bawaslu dalam hal ini tetap melakukan fungsi pengawasannya meskipun terhadap satu Pasangan Calon.
Menanggapi semua laporan tersebut, Bupati Roby kembali menyampaikan terimakasih dan mengingatkan kembali agar kehati-hatian dalam pelaporan harus menjadi perhatian. Dirinya ingin kesuksesan yang diraih tidak hanya tentang kondisi di lapangan, namun juga sejalan dengan progres administrasi dan birokrasi yang harus dijalani.
“Setelah semua laporan selesai, kami berharap kolaborasi ini terus berjalan dan semakin baik ke depan. Pemerintah Daerah, KPU dan Bawaslu serta unsur terkait lainnya, kita satu kesatuan yang memang harus saling bersinergi” pungkasnya.













