TANJUNGPINANG — analoginews.com – Program wisata religi serta kegiatan buka puasa bersama di Pulau Penyengat menjadi salah satu pilihan aktivitas masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kegiatan ini mengajak pengunjung menikmati suasana ibadah sekaligus berwisata sejarah di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, yang dikenal sebagai salah satu destinasi religi unggulan di Provinsi Kepulauan Riau.
Masyarakat yang ingin datang ke pulau Penyengat dapat ditempuh melalui Pelabuhan Pelantar II Sri Kuala Riau yang dikelola oleh PT Pelabuhan Kepri (Perseroda).
Dari pelabuhan tersebut, masyarakat menyeberang menggunakan perahu pompong, transportasi laut tradisional yang menjadi ciri khas perjalanan menuju Pulau Penyengat.
PT Pelabuhan Kepri (Perseroda) menyatakan dukungannya terhadap kegiatan wisata religi selama Ramadhan dengan memastikan layanan penyeberangan berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh penumpang.
Adapun rangkaian kegiatan yang dapat diikuti pengunjung meliputi:
Buka puasa bersama
Salat Maghrib, Isya, dan Tarawih
Wisata religi mengunjungi situs-situs bersejarah di Pulau Penyengat
Pulau Penyengat itu sendiri dikenal luas melalui keberadaan Masjid Raya Sultan Riau serta berbagai peninggalan bersejarah Kesultanan Riau–Lingga yang memiliki nilai religius dan budaya tinggi.
Melalui kolaborasi antara pengelola pelabuhan, operator perahu pompong, dan masyarakat setempat, diharapkan wisata religi Ramadhan di Pulau Penyengat dapat berlangsung aman, nyaman, serta memberikan pengalaman spiritual yang berkesan bagi para pengunjung.(Zen)
