Pelabuhan Tomy di Bintan Timur Diduga Beroperasi Tanpa Dokumen Lengkap, KSOP Kijang Diminta Tegas

Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Milik Tomy Sei Enam Kijang

Analoginews.com-BINTAN, Aktivitas di Pelabuhan Tomy yang berlokasi di Sei Enam, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, semakin leluasa beroperasi meski disebut belum memiliki dokumen perizinan lengkap.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait fungsi pengawasan otoritas berwenang, khususnya KSOP Kelas III Kijang, Rabu (4/9).

Seperti dikutip dari media
MediaCyberNews.com, yang mana Pemilik pelabuhan, Tomy, mengaku bahwa pelabuhan miliknya belum memiliki clearance resmi dari KSOP.

“Clearance belum ada, bawang dari Batam, beras dari Uban, untuk dibawa ke pulau,” ungkap Tomy saat dikonfirmasi.

Meski begitu, aktivitas bongkar muat di pelabuhan tersebut berjalan tanpa hambatan. Hal ini dikhawatirkan membuka celah terjadinya aktivitas ilegal, seperti penyelundupan rokok maupun minuman keras.

Seharusnya, menurut sejumlah pihak, KSOP Kelas III Kijang lebih meningkatkan pengawasan terhadap pelabuhan yang belum memiliki kelengkapan dokumen.

Lemahnya pengawasan dinilai berpotensi memudahkan masuknya barang-barang ilegal ke wilayah Bintan.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala KSOP Kelas III Kijang, Juanda, mengatakan pihaknya sudah menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Coba langsung tanyakan ke pelantarnya, siapa yang buat izin pelabuhannya, karena aturan pelabuhan terikat dengan pemberi izin. Kalau tidak ada, kenapa pihak pemilik atau pemberi izin pelabuhan menerima? Tadi saya sudah telepon pak Kasubag juga, jawabannya sama,” ujar Juanda.

Namun, ketika ditanya lebih lanjut apakah pelabuhan yang belum memiliki dokumen lengkap boleh tetap beroperasi, Juanda belum memberikan jawaban yang tegas. (Zen/Tim)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Exit mobile version