Tanjungpinang – analoginews.com – Gempuran terhadap peredaran rokok ilegal terus digencarkan oleh pihak Bea Cukai.
Namun di balik rantai gelap bisnis ini, mencuat nama berinisial YD yang diduga kuat menjadi otak pemasok rokok ilegal ke wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas dan sekitarnya di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, YD berperan penting dalam mengatur distribusi dan suplai rokok tanpa cukai dari luar daerah menuju sejumlah pulau di Kepri. Aktivitas tersebut berjalan secara terstruktur dan diduga melibatkan jaringan luas, termasuk oknum aparat penegak hukum (APH) untuk memuluskan jalur peredaran di laut.
Salah satu titik yang disebut menjadi jalur distribusi berada di sekitar Pelabuhan Tanjung Unggat, Kota Tanjungpinang, yang kerap digunakan sebagai tempat bongkar muat barang sebelum dikirim ke Anambas.
“Kemarin ada salah satu pedagang yang membeli beberapa tin rokok berbagai merek kepada YD di Tanjung Unggat,” ungkap seorang sumber terpercaya kepada analoginews.com.
“YD ini pemain lama, sudah lama dikenal sebagai pendistribusi rokok ilegal berbagai merek ke pulau Anambas ,” tambahnya.
Menurut sumber tersebut, YD tidak bergerak sendiri. Ia disebut-sebut mendapat dukungan dari seorang oknum APH berinisial LTF yang diduga ikut membekingi aktivitas ilegal tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, inisial YD, dan juga Bea Cukai Serta pihak kepolisian belum berhasil dimintai keterangannya.Jumat
(17/10/25) (Redaksi)
