DKP Kepri Klarifikasi: Kapal Nelayan di Tanjungpinang Gunakan Jaring Hela Dasar, Bukan Pukat Trawl

Kantor DKP Kepri Dompak

Tanjungpinang, analoginews.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau menanggapi isu yang beredar terkait dugaan beroperasinya sejumlah kapal pukat trawl di wilayah perairan Kepri.

Kepala Bidang perikanan tangkap DKP Kepri, Mufril Akhyar, menegaskan bahwa kapal-kapal tersebut bukan kapal pukat trawl, melainkan kapal perikanan yang menggunakan alat tangkap Jaring Hela Dasar (JHD).

“Kapal itu bukan kapal pukat, melainkan kapal JHD. Jumlahnya sekitar 71 unit yang berada di wilayah Kota Tanjungpinang,” ujar Mufril saat ditemui di kantornya, Selasa (21/10/2025).

Lebih lanjut, Mufril juga menanggapi pertanyaan terkait kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang disalurkan kepada nelayan melalui dua penyalur resmi, yakni Bandi dan Hengky.

“Kita tidak menentukan kuota. Kuota itu ditetapkan oleh BPH Migas. Namun, berapa kapal yang mendapatkan BBM itu kita yang menentukan, berdasarkan kapasitas mesin masing-masing kapal,” jelasnya.

Mufril menegaskan bahwa kapal pukat trawl memang dilarang beroperasi di wilayah Kepri. Namun, penggunaan alat tangkap JHD (Jaring Hela Dasar) dan JTB (Jaring Tarik Berkantong) masih diperbolehkan karena secara teknis mirip dengan pukat, tetapi berbeda dari sisi izin dan mekanisme kerja.

“Kapal pukat memang tidak boleh beroperasi, tapi penggunaan JHD dan JTB masih boleh dipergunakan. Alat tangkapnya memang mirip, tapi secara izin dan jenis berbeda,” tegasnya.

DKP Kepri mencatat, jumlah kapal perikanan yang mengajukan permohonan rekomendasi BBM subsidi di Kota Tanjungpinang mencapai 220 unit, dengan ukuran mulai dari 1 GT hingga 30 GT.

Sementara itu, total kebutuhan BBM subsidi yang telah disalurkan kepada nelayan sepanjang Januari hingga September 2025 mencapai sekitar 4.452 kiloliter (KL) dengan jumlah surat rekomendasi 1.923 rekomendasi

Mufril menambahkan, sistem penyaluran BBM subsidi kini telah dilakukan secara online melalui aplikasi xstar dari BPH Migas sehingga lebih transparan dan akurat sesuai dengan permintaan masing-masing pemilik kapal dan kapasitas nya

“Permintaan BBM tergantung pada kebutuhan serta perhitungan sesuai dengan aturan perka Bph Migas no. 2 tahun 2023 dengan melihat kapasitas mesin serta jumlah hari melaut,” tutupnya.(Zen)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Exit mobile version