Tanjungpinang- analoginews.com- Diduga akibat Lubang bekas galian pipa milik PDAM Tirta Kepri di Jalan DI Panjaitan, Batu 8, satu warga mengalami patah tangan. Kamis(26/3/26)
Diceritakan Tafan, insiden bermula pada senin (23/3/26) ketika itu ia mengendarai sepeda motor merk Revo dari arah batu10 menuju batu 8 atas.
Namun tiba- tiba, tepatnya tak jauh dari depan Pabrik Teh Prenjak batu 10, motor yang dikendarainya oleng dilokasi di lubang bekas galian pipa milik PDAM Tirta Kepri di Jalan DI Panjaitan, Batu 8.
Akibat dari itu, Korban(Tafan) mengalami patah pada pergelangan tangan kiri dan langsung dibawa ke rumah sakit RSUP Ahmad Tabib, untuk menjalani perawatan intensif .
Menurut penuturan Tafan, ia kehilangan kendali saat melintasi jalan yang bergelombang akibat pekerjaan galian yang tak kunjung rampung sempurna.
“Saat melewati bekas galian itu, rasanya jalannya bergelombang. Pegangan tangan di stang motor tiba-tiba terlepas, dan saya sudah tidak bisa mengendalikan motor lagi,” ungkapnya dengan wajah masih menahan sakit.
Kejadian ini memicu pertanyaan serius mengenai tanggung jawab perusahaan pelat merah tersebut. Meskipun ini bukan kali pertama lubang bekas galian memakan korban, Direktur Utama PDAM Tirta Kepri, M Kholik, masih bungkam.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak PDAM yang dikonfirmasi terkait insiden tersebut enggan memberikan tanggapan maupun komentar sedikit pun.
Kecelakaan ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan dan pertanggungjawaban pasca-pekerjaan infrastruktur, terutama di ruas jalan yang padat pengguna. Warga berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan ada tindak lanjut tegas dari perusahaan atas kelalaian yang telah merugikan warga.(**)
