BINTAN – ANALOGINEWS.COM – Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan aktivitas tambang pasir ilegal diduga akan kembali beroperasi di kawasan Galang Batang dan wilayah sekitarnya dalam waktu dekat.
Kabar tersebut mengalir dari sejumlah elemen masyarakat serta mencuat dari perbincangan beberapa awak media yang memantau situasi di lapangan.
“Iya, kami mendengar kabar terkait tambang-tambang pasir ilegal di wilayah Bintan, termasuk di kawasan Galang Batang, akan kembali beroperasi dalam beberapa hari ke depan,” ujar salah seorang wartawan kepada awak media ini.
Menurutnya, para pengelola tambang yang disebut merupakan pemain lama dan telah lama berkecimpung sebagai koordinator lapangan (korlap) diduga tengah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar aktivitas penambangan dapat kembali berjalan sebelum bulan Ramadan.
“Mereka disebut telah melakukan koordinasi dan konsolidasi, termasuk pembahasan terkait pembagian sejumlah uang atau uupeti pembungkaman kepada pihak-pihak tertentu agar aktivitas tambang nantinya dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan” ungkapnya.
Meski demikian, informasi tersebut masih sebatas kabar yang berkembang di tengah masyarakat dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait mengenai dugaan rencana beroperasinya kembali tambang pasir ilegal tersebut.
Sejumlah warga berharap pemerintah daerah serta aparat berwenang dapat melakukan pengawasan ketat guna memastikan tidak adanya aktivitas pertambangan tanpa izin yang berpotensi merusak lingkungan dan merugikan masyarakat.
Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait untuk memperoleh keterangan lebih lanjut dan akan memperbarui informasi pada pemberitaan selanjutnya. Rabu(11/2/26)(Zen)
Edisi bersambung…..
