BATAM – analoginews.com-Bea Cukai Batam menyatakan siap menindak peredaran rokok ilegal PSG , Manchester dan sejumlah merek rokok lainya tanpa dilengkapi pita cukai.
Penegasan tersebut disampaikan Humas Bea Cukai Batam Ricky Hanafi.
Ia katakan, Bea Cukai Batam berkomitmen untuk menindak tegas peredaran rokok ilegal yang belakangan menjadi sorotan publik. Penindakan tidak hanya menyasar merek tertentu, tetapi seluruh rokok yang terbukti melanggar ketentuan kepabeanan dan cukai.
Ricky Hanafi, menanggapi maraknya pemberitaan mengenai dugaan peredaran rokok ilegal bermerek PSG, Manchester, maupun merek lainnya yang disebut telah beredar luas di sejumlah wilayah Provinsi Kepulauan Riau hingga menembus Pulau Sumatra.
“Bea Cukai Batam siap melakukan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal, terlepas dari apa pun mereknya. Kami tidak berpatokan hanya pada merek yang disebut saja,” tegas Ricky Hanafi.
Ia menjelaskan, ruang lingkup pengawasan Bea Cukai Batam berada di wilayah Kota Batam, bukan seluruh Provinsi Kepulauan Riau. Meski demikian, pihaknya membuka diri terhadap informasi dari masyarakat maupun pihak lain terkait dugaan peredaran barang ilegal.
Setiap laporan yang diterima, kata Ricky, akan dilakukan pengecekan substansi dan ditindaklanjuti apabila ditemukan adanya unsur pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.
Selain penindakan, Bea Cukai Batam juga mengimbau pelaku usaha dan masyarakat agar tidak mengonsumsi, memperjualbelikan, maupun membeli rokok ilegal. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran barang tersebut.
Menurutnya, pemberantasan rokok ilegal tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan sinergi antara instansi pengawas, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat agar upaya pemberantasan dapat berjalan efektif dan tuntas.
Dengan komitmen tersebut, Bea Cukai Batam berharap peredaran rokok ilegal dapat ditekan sehingga penerimaan negara dari sektor cukai tetap terjaga serta tercipta iklim usaha yang sehat dan berkeadilan.
Isu yang beredar dimuka publik diduga dalang dibalik mafia penyelundupan rokok ilegal dikota Batam dikendalikan oleh seorang berinisial BM. Jumat(31/7/26)(Zen)
