Upaya Konfirmasi Kandas, Nomor Wartawan Diduga Diblokir Pengelola SPPG Adi Sucipto
TANJUNGPINANG – analoginews.com – Upaya awak media memperoleh klarifikasi terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tanjungpinang justru berujung pada dugaan pemblokiran nomor telepon wartawan oleh pihak pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Adi Sucipto KM II, Tanjungpinang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (30/9/2026), ketika wartawan berupaya meminta keterangan dari pihak pengelola SPPG mengenai distribusi menu MBG untuk siswa SMKN 4 Tanjungpinang.
Konfirmasi yang dilakukan bukan untuk menuduhkan suatu pelanggaran, melainkan untuk memperoleh penjelasan mengenai apakah SPPG di Jalan Adi Sucipto bekerja sama dengan pihak SMKN 4 Tanjungpinang dalam penyediaan maupun pengantaran porsi MBG.
Namun, upaya tersebut tidak mendapat respons. Bahkan, nomor telepon wartawan diduga kemudian diblokir oleh seseorang bernama Toni yang disebut sebagai pihak pengelola SPPG.
Tim media sebelumnya juga telah mendatangi langsung lokasi dapur SPPG di Jalan Adi Sucipto KM II. Namun, pihak yang hendak dikonfirmasi tidak berada di tempat.
Di lokasi, seorang pria yang mengaku sebagai petugas menyebut Toni sebagai pihak yang mengelola dapur SPPG yang berada di bawah binaan Dinas Teritorial Kodaeral IV melalui Yayasan Bersama Nusa Persada.
Pertanyaan Publik soal Distribusi MBG
Persoalan ini mencuat setelah redaksi menerima informasi mengenai distribusi MBG kepada siswa SMKN 4 Tanjungpinang.
Informasi yang diterima menyebutkan bahwa pada hari yang sama, siswa SMKN 4 Tanjungpinang mendapat pemberitahuan secara mendadak bahwa porsi MBG tidak diberikan kepada mereka.
Kondisi tersebut membuat sejumlah siswa yang sebelumnya telah berharap memperoleh makanan bergizi pada hari itu menjadi kecewa.
Di sisi lain, informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa penyediaan porsi MBG untuk SMKN 4 Tanjungpinang diduga mengarah kepada salah satu SPPG yang berada di kawasan Batu 10, dekat Aston.
Namun, informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh penjelasan resmi dari pengelola SPPG Jalan Adi Sucipto mengenai status kerja sama dengan SMKN 4 Tanjungpinang, mekanisme distribusi MBG, maupun alasan tidak tersalurkannya MBG kepada siswa pada hari tersebut.
Redaksi juga masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak pengelola SPPG, Yayasan Bersama Nusa Persada, Kodaeral IV, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik.(Zen/Tim)
