BINTAN, analoginews.com – Sebanyak 29 peserta mengikuti Program Pemagangan Batch II di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, dengan menghasilkan sembilan inovasi program unggulan.
Beragam inovasi tersebut mencakup pengembangan sistem digital pelayanan, pengelolaan administrasi, peningkatan keamanan, hingga program ketahanan dan kemandirian pangan. Seluruhnya dirancang untuk mendorong sistem kerja yang lebih efektif, efisien, dan modern di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap, mengapresiasi tinggi dedikasi serta kreativitas para peserta pemagangan.
Menurutnya, inovasi yang dihasilkan tidak hanya menjadi bagian dari tugas akhir pemagangan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk diimplementasikan secara nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Selama lima bulan ini para pemagang menunjukkan semangat, dedikasi, dan kemampuan yang luar biasa. Inovasi yang dihasilkan sangat positif dan diharapkan dapat terus dikembangkan demi kemajuan pemasyarakatan,” ujarnya.
Program pemagangan ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan sumber daya manusia agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.
Dengan hadirnya sembilan inovasi tersebut, Lapas Narkotika Tanjungpinang optimistis dapat terus mendorong budaya kerja yang kreatif dan inovatif, sekaligus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai semangat Pemasyarakatan PASTI Berdampak.(Red)
