Warga Kampung Tenggel Hentikan Paksa Proyek Pengeboran PT BAI di Pulau Poto: Izin Tak Jelas, AMDAL Dipertanyakan

warga Kampung Tenggel, Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, menghentikan paksa aktivitas pengeboran PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di Pulau Poto, Senin (23/3/2026).

BINTAN, analoginews.com– Puluhan warga Kampung Tenggel, Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, menghentikan paksa aktivitas pengeboran PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di Pulau Poto, Senin (23/3/2026).

Aksi ini dipicu oleh tidak adanya izin yang jelas, minimnya sosialisasi, serta bayang-bayang tragedi dua bulan sebelumnya ketika dua pekerja subkontraktor tewas terseret arus di perairan yang sama.

Kegiatan pengeboran yang berlangsung di darat dan laut Pulau Poto itu langsung menyulut kemarahan warga. Apalagi, warga masih ingat betul insiden memilukan pada 19 Januari 2026, di mana dua pekerja subkontraktor PT BAI dari PT Shandong Geologi Eksplorasi ditemukan tewas diduga terseret arus di sekitar lokasi pengeboran. Insiden tersebut kini masih dalam penyelidikan polisi terkait dugaan kelalaian keselamatan kerja.

“Kami tidak mau kejadian serupa terulang. Apalagi sampai sekarang warga tidak pernah diajak bicara, tidak ada sosialisasi, dan kami tidak tahu izinnya ada atau tidak. Makanya kami minta pekerja hentikan alat berat,” tegas Andi Suratno, tokoh pemuda Kampung Tenggel, saat dikonfirmasi di lokasi.

Menurut Andi, aktivitas pengeboran yang dilakukan oleh pekerja PT BAI berlangsung tanpa pemberitahuan. Warga baru mengetahui ketika alat berat sudah beroperasi di dua titik lokasi sekaligus, baik di darat maupun di perairan Pulau Poto.

“Kami minta dihentikan. Karena izin mereka tidak ada. Kami tidak tahu apa-apa. Ini bentuk kesewenang-wenangan,” tambahnya.

Keresahan warga semakin mendalam mengingat tragedi kematian dua pekerja beberapa waktu lalu. Dalam insiden tersebut, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi kedua korban dalam kondisi meninggal dunia. Polisi pun telah memeriksa sembilan saksi untuk mendalami potensi kelalaian yang terjadi di area ponton pengeboran.

Ketua RW 003 Kampung Tenggel, Mokhamad Mustakim, mengungkapkan bahwa awalnya warga hanya ingin bersilaturahmi dengan para pekerja di momen Lebaran. Namun, niat baik itu berubah menjadi aksi penolakan setelah warga memastikan langsung jenis pekerjaan yang sedang berlangsung.

“Kami lihat sendiri aktivitas pengeboran. Warga tidak mengizinkan proyek apa pun sebelum semua permasalahan tuntas. Terutama dokumen AMDAL dan kejelasan kompensasi untuk masyarakat. Setiap kami tanya, pasti dijawab ‘ada kompensasi’. Tapi kapan? Kami tidak tahu,” ujar Mustakim dengan nada kesal, kepada media ini melalui pesan WhatsAppnya.

Mustakim juga mengungkapkan bahwa pihak perusahaan sempat berjanji akan turun berdialog dengan warga. “Insya Allah hari Rabu akan dikabari ke kita. Tapi kami tegaskan, jangan bekerja begitu saja tanpa mengikuti prosedur. Semuanya harus selesai dulu, baru ada aktivitas,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) belum memberikan keterangan resmi terkait penghentian paksa proyek pengeboran serta tuntutan warga.

Sementara itu, aparat kepolisian dikabarkan masih terus mendalami kasus kecelakaan kerja Januari lalu yang menewaskan dua pekerja, dan kini situasi di Pulau Poto kembali memanas akibat konflik sosial yang tak kunjung menemukan titik terang.(Tim)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Exit mobile version